DUA AYAT TERAKHIR DARI AT-TAUBAH

 BISMILLAHIROHMAANIROHIIM

DUA AYAT TERAKHIR DARI AT-TAUBAH

LAQOD JA’AKUM ROSULLUM MIN ANFUSIKUM ‘AZIIZUN ALAIHI MAA’ANITTUM HARIISHUN ‘ALAIKUM bil mu’mininaRo’uufur Rohim (At-Taubah: 128)

Sungguh telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin

FA IN TAWALLAU FAQUL HASBIYALLAAHU LAA ILAAHA ILLAA huwa, ‘ALAIHI Tawakkaltu wa huwa robbul’ ARSYIL ‘AZHIIM(At-Taubah: 129)

Jika mereka berpaling (dari keimanan), maka katakanlah: “Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakkal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki `Arsy yang agung”.

“Keistimewaan At-Taubah “. Surat ini diturunkan di Madinah, mengandung 129 ayat. Dinamakan surat “At-Taubah” (Taubat) karena pada ayat 117, disebutkan perihal kaum yg tlh bertobat dr perbuatan mrk yg salah lalu Allah menerima taubat mereka dan mengampunkannya.

Surat ini juga dinamakan surat “Baraa’ah” (Pemutusan Tanggung Jawab) yg artinya “Pembatalan Perjanjian” sebagaimana yg diterangkan pd bagian awal surat ini.

Intisari isinya: Menjelaskan peristiharaan dr Allah dan RasulNya, yg ditujukan kpd kaum musyrik Arab dan ditegaskan: Bahwa oleh krn mrk tlh melanggar perjanjian dgn Rasulullah saw maka perjanjian itu adalah dibatalkan oleh Allah dan RasulNya dan mrk diberi waktu selama 4 bulan, sesudah itu jika mrk tdk menerima Islam maka mrk akan dihancurkan di mana saja mrk ditemukan.

Surat ini juga mengungkapkan rahasia kaum munafik yg pura2 Islam pd zahirnya, sedang mrk tetap kafir pd batinnya. Surat ini pula – dari aslinya – tdk dimulai dgn Bismillaahir rahmaanir rahiim.

Penjelasan Syekh As Sayyid Muhammad Haqqi An Nazili di dlm Kitab Khonzinatul. Asror: 88-81, dijelaskan keistimewaan dua ayat terakhir dari Surah At Taubah (juga dinamakan Ayatul Hisni) sebagai berikut: -

a) Barang siapa yg setiap harinya membaca dua ayat yang akhir dari Al-Baraa’ah sebanyak 7x sesudah sholat fardhu maka

- Jika dia seorang yg lemah maka akan menjadi kuat.

- Jika dia seorang yg hina maka akan menjadi seorang yg mulia.

- Jika dia seorang yg kalah maka akan segera mendapat pertolongan.

- Jika dia seorang yg berkesempitan maka akan mendapat kelapangan.

- Jika dia seorang yg berhutang maka akan segera dapat membayar.

- Jika dia seorang yg berada dalam kesusahan maka akan hilang kesusahannya.

- Jika dia seorang yg sulit dalam kehidupan maka akan segera mendapat kelapangan kehidupan.

b) Barang siapa membacanya pada siang harinya atau pd waktu malamnya maka hal itu sebagai suatu pertanda bahwa dia tdk akan mati pd saat itu. Menurut riwayat lain; dia tdk akan dilukai seseorg dgn alat2 yg berasal dr besi.

Sebagian ‘ulama’ ush sholihin menyebut tentang keistimewaan dua ayat ini bahwa ada salah seorg yg tlh mengamalkannya ketika dlm kondisi sakitnya yg sdh kritis. Ketika itu dia sdh diperkirakan berumur 71 tahun. Dgn berkah membaca dua ayat tersebut, dia masih dpt menikmati umurnya sampai mencapai usia 120 tahun.

Dalam versi yg lain ada mengatakan bahwa siapa mengamalkan ayatul Hisni, ia tdk akan bertemu maut pada hari itu kecuali kalau tlh dtg kitab mubram ia akan lupa membacanya dan tdk akan memberi bekas kpdnya sesuatu baru. Cara mengamalkannya bacakan 7x di masa pagi.

Ayat ini juga merupakan CINTA segi tiga antara ALLAH SWT, Rasulullah dan Mu’min.

ALHAMDULILLAHIROBBIL ‘ALAMIN.

Tulisan ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s