WISATA RUHANI KE ALAM JIN (Kj.Ratu KIDUL)

Assalamu’alaikum warrohmatullohi wabarrokatuh.

Bermula dari kehadiran seorang teman yang telah mendalami Spiritual, dalam pembicaraan tsb disinggung perjumpaan Ia dengan Kanjeng Ratu Kidul (berbeda dengan Nyai Roro Kidul) dan diajarkan cara2nya untuk berjumpa.

Saya praktekan pertama kali tahun 1985 dan benar, saya keluar dari diri ini walau dalam kondisi sulit dan membutuhkan waktu panjang untuk menembus lorong waktu, akhirnya menyaksikan Jasad yang tertidur pulas.Lalu mulailah perjalanan ruhani melayang dengan pesatnya di suatu alam yang tidak terbatas oleh ruang gerak dan waktu, bebas lepas merdeka tanpa beban.

Sampai suatu ketika muncul 2 dayang emban  dari permukaan Laut untuk menjemput kehadiran saya yang sudah diketahui oleh Kanjeng Ratu Kidul, bahasa rasapun berlangsung dalam komunikasi antar Makhluk.

Perjalanan dilanjutkan dan memasuki Istana beliau dimana Kj.Ratu Kidul telah menunggu diatas kursi singgasananya yang terbuat dari Mutiara Hitam yang sangat besar dan hidup, wajah beliau Anggun seperti kebanyakan Puteri atau Ratu Keraton yang berkharisma serta berwibawa. Dibelakang Singgasananya tampak 4 Pengawal yang tegap sigap dan cekatan terlihat dari Energi yang terpancar.

Komunikasi berlangsung dan beliau memutuskan serta mempersilahkan saya untuk memilih 2 pengawal yang akan ikut keDunia manusia untuk tugas mengawal.

Dalam perjalanan pulang ke Alam Raga, saya mengalami masalah untuk masuk kedalam diri ini dikarenakan tidak tahu pintu masuknya sehingga timbul kepanikan sejenak, dengan Pasrah dan Ikhlas Alhamdulillah akhirnya Gusti ALLAH memperkenankan saya masuk kedalam Raga. Rasanya seperti Jiwa yang terayun akan lepas, tersadar dari tidur teringat akan 2 Pengawal yang mendampingi saya kemana gerangan? Oh iya mereka tertinggal diAlamnya, yaa sudahlah.

Seminggu setelah perjalanan ruhani, teman saya datang dan saya cerita sebatas perjalanan ke Selatan hanya tidak bercerita secara lengkap. DiTerawanglah perjalanan wisata Ruhani saya yang hasilnya membuat teman agak heran dan emosi “Koq Dua pengawal yang dihadiahkan oleh Beliau ditinggal di Awang-awang?”

Yah segala sesuatunya kita kembalikan kepada Ketentuan yang sudah ditetapkan oleh Gusti ALLAH SWT “Tidaklah Jin dan Manusia Kuciptakan kecuali untuk beribadah”, sejak pengalaman pertama wisata ruhani tsb saya jadi lebih meningkatkan Ibadah sebatas kemampuan diri.

InsyaALLAH pengalaman ini dapat memberi hikmah dan manfaat untuk kita semua agar lebih meningkatkan Ibadah masing2…Aamiin Yaa Robbal ‘Alamin.

Wassalamu’ alaikum warrohmatullohi wabarrokatuh.

Wisata Ruhani yang lain menyusul….

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s